Eugenia uniflora dikenal juga dengan nama Suriname cherry, Brazilian cherry, cherry Brazil, pitanga, cayenne cherry, atau cerisier carre, merupakan tumbuhan berbuah dari famili Myrtaceae. Tanaman ini aslinya berasal dari Amerika Selatan, dan Suriname (sehingga disebut Suriname cherry), sampai Uruguay. Di Indonesia tanaman ini disebut dengan Dewandaru, cherry Brazil dikenal baik karena berbuah cukup cepat, tahan penyakit dan hama, mudah tumbuh, buahnya asam manis mengandung antioksidan tinggi.

            Eugenia uniflora adalah semak besar atau pohon kecil dengan ketinggian dapat mencapai 8 meter. Saat daun dan cabangnya dihancurkan atau dipotong, tanaman ini mengeluarkan aroma pedas, yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pernapasan pada individu yang rentan. Daunnya berbentuk bulat telur, mengkilat dan tersusun berpasangan. Daun berwarna hijau, sedangkan daun baru berwarna merah muda, Bunga memiliki empat kelopak berwarna putih, kepala sari berwarna kuning. Bunga berkembang menjadi buah, buah muda berwarna hijau, kemudian mulai oranye, dan menjadi merah tua atau marun saat matang. Buah cherry Brazil merupakan buah buni bulat dengan diameter kurang lebih 1,5 cm. Rasa buah asam hingga manis, tergantung pada tingkat kematangan (kisaran merah gelap hingga hitam cukup manis, sedangkan rentang hijau hingga oranye terasa asam). Buah cherry Brazil kaya akan vitamin C dan sumber provitamin A. Bijinya keras, berwarna kuning hingga cokelat, dan kecil.

Di beberapa daerah, digunakan sebagai diuretic, hipotensi, anti inflamasi, anti diare, dan antimikroba. Menurut penelitian daun dan buah cherry Brazil secara empiris digunakan sebagai obat penurun panas dan sakit perut. Aktifitas biologis ekstrak cherry Brazil diantaranya adalah antibakteri dan antioksidan. Daunnya dapat berfungsi sebagai antiradikal yang disebabkan adanya senyawa flavonoid.

Tanaman cherry Brazil terdapat di Kebun Raya Banua tepatnya pada zona buah. Cherry Brazil tertanam sebanyak 13 spesimen, tanaman Cherry Brazil ditanam sebagai tanaman pengarah. Cherry Brazil yang ada di Kebun Raya Banua, sudah mengalami masa perbuahan beberapa kali, namun buahnya rata-rat berasa asam, walaupun telah matang sempurna. Kebun Raya Banua terus berusaha untuk menjaga tumbuhan-tumbuhan yang kini mulai jarang dijumpai, salah satunya tumbuhan Eugenia uniflora atau cherry brazil, dengan sejuta manfaat yang ada dari tanaman ini, hendaknya cherry Brazil terus dibudidayakan, agar anak cucu kelak tetap dapat melihat dan merasakan rasa dari buah ini.

Kebun Raya Banua telah dibuka untuk umum, masyarakat dapat berkunjung dan melihat-lihat koleksi tumbuhan yang ada, Bagi pengunjung yang ingin melihat secara langsung tanaman ini, dapat berkunjung ke Kebun Raya Banua, dan berjalan-jalan ke zona koleksi tanaman buah. Mari berkunjung ke Kebun Raya Banua.