KEBUN RAYA BANUA

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan

Aristolochia jackii Steud, Berkhasiat Namun Mematikan

Aristolochia jackii Steud merupakan tanaman merambat yang termasuk ke dalam family aristolochiaceae. Tanaman anggota ordo piperales ini jika daunnya diremas akan mengeluarkan aroma sirih, namun bentuk daunnya berbeda jelas dengan daun tanaman sirih. Persebaran tanaman ini meliputi wilayah Sumatera Utara, Peninsular Malaysia, Jawa, Nusa Kambangan, Sabah, Kalimantan, Filipina, Singapur dan Papua Nugini.

   

Gb. Aristolochia jackii berdasarkan referensi

Aristolochia jackii Steud dapat berupa semak hingga rambat berkayu yang mencapai panjang 10 m. Daun tipis, licin, lebar dengan ukuran 11-23 x 15-24 cm, mempunyai bangun daun bertoreh 3 yang mirip dengan huruf “W”. Perbungaan dari ketiak daun dalam susunan bulir majemuk (spiciform) maupun tandan (racemiform), panjang tangkai perbungaan 7 hingga 25 cm. Bunga berwarna ungu kecoklatan atau ungu kemerahan, dengan bentuk unik, bertabung menyerupai tanaman pemakan serangga atau Nepenthes.

   

Gb. Bunga A.jackii

Sejak abad 50 tanaman ini digunakan dalam ramuan herbal China sebagai jamu pelangsing, penyakit ginjal, kandung kemih serta sebagai obat kontrasepsi. Pada abad terdahulu, tanaman ini juga sering digunakan untuk mengobati penyakit seperti asma, cegukan, dan perawatan setelah melahirkan. Namun kemudian hasil penelitian yang dilakukan di Brusels, Belgia menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung Asam Aristolosik (Aristolochic Acids / AA) yang bersifat karsinogenik, mutagenic dan neprotoksik.

 

Gb. Aristolochic Acid

Asam aristolosik ini ditemukan pada tanaman family Aristolochiaceae khususnya pada genus Aristolochia dan Asarum. Karena sifatnya yang mutagenik, efek dari pengkonsumsian asam aristolosik akan terasa setelah 10 tahun kemudian yang umumnya akan berdampak pada gagal ginjal serta kanker saluran kemih. Meskipun demikian, penggunaan tanaman Aristolochia pada suplemen dan jamu racikan telah dilarang oleh Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan. (Rie)

 

 

Pustaka:

httpswww.flickr.comphotosweefoong29510850832inalbum-72157672627404692

Steenis, V.C.G.G.J. Flora Malesiana – Spermatophyta: series 1, volume 10. 1984. Springer. Netherlands


Kembali Ke Halaman Sebelumnya